ABOUT Wifi

Posted in Uncategorized on Maret 26, 2009 by setabagoz

About WiFi
Apakah jaringan nirkabel wireless-fidelity (Wi-Fi) benar-benar menjadi ancaman kesehatan bagi manusia? Pertanyaan itu muncul dan memancing perdebatan setelah Panorama–program stasiun televisi Inggris, BBC–menyiarkan hasil investigasinya pada awal pekan lalu.

Menurut temuan Panorama, tingkat radiasi yang dipancarkan perlengkapan Wi-Fi pada satu sekolah di Norwich, yang memiliki lebih dari seribu murid, lebih tinggi ketimbang tingkat radiasi yang dipancarkan dari menara transmisi operator telepon seluler umumnya. Pengukuran Panorama menunjukkan kekuatan sinyal Wi-Fi di dalam ruang kelas itu tiga kali lebih kuat daripada intensitas radiasi dari menara ponsel.

Temuan ini dianggap signifikan karena anak-anak memiliki tengkorak yang lebih tipis ketimbang orang dewasa dan masih dalam tahap pertumbuhan. Pengujian menunjukkan bahwa anak-anak menyerap radiasi yang lebih banyak daripada orang dewasa.

Di perkotaan Inggris, hotspot Wi-Fi muncul bak jamur. Menurut Panorama, dalam 18 bulan terakhir ada 2 juta pengguna Wi-Fi baru. Wi-Fi digunakan pada 70 persen sekolah secondary dan 50 persen sekolah primer.

Berbeda dengan Panorama, pengukuran tingkat radiasi di sekolah Norwich itu jauh di bawah ambang batas keamanan yang dibuat pemerintah. Bahkan masih 600 kali di bawah ambang batas. Tapi sebagian ilmuwan menduga basis ambang batas itu tidak benar. Para saintis juga prihatin dengan tidak adanya penelitian tentang dampak radiasi jaringan nirkabel (Wi-Fi). Padahal untuk riset serupa pada ponsel dan menara radio ada ribuan.

Efek radiasi bagi kesehatan, menurut Profesor Olle Johansson dari Karolinska Institute in Swedia, yang diwawancarai Panorama, “Jika melihat literatur, Anda bisa temukan sejumlah efek radiasi, seperti kerusakan kromosom, berdampak pada kapasitas konsentrasi dan menurunnya memori jangka pendek, serta meningkatnya kejadian berbagai tipe kanker.”

Ilmuwan lain, Dr Gerd Oberfeld dari Salzburg, mengatakan saatnya Wi-Fi dicabut dari sekolah-sekolah. Alasannya, “Jika Anda melihat data, akan tampak gambaran yang jelas–ini seperti puzzle dan semua cocok, dari pecahnya DNA pada tingkat penelitian binatang hingga kejadian epidemiologis, misalnya peningkatan gejala dan tingkat penyakit kanker.”

Namun, investigasi Panorama langsung ditanggapi kalangan ilmuwan, teknisi, dan pengguna Wi-Fi. Menurut saintis, investigasi dari program dokumentasi BBC itu tak berdasar konsep ilmiah dan cerita yang menakut-nakuti.

Paddy Regan, fisikawan dari University of Surrey, misalnya, mengkritik metode pengukuran Panorama yang tak fair. Menurut juru bicara Panorama kepada Guardian, perbandingan pengukuran dilakukan dari jarak 1 meter untuk komputer jinjing dan wireless router Wi-Fi serta 100 meter dari menara ponsel. Menurut Regan, tak mengherankan kalau hasilnya tiga kali lipat lebih tinggi.

“Aturan fundamental dalam pengukuran ilmiah adalah Anda harus mencoba membandingkan sesuatu berdasarkan hukum akar terbalik. Untuk membuat perbandingan yang adil antara dua sumber radiasi, pengukuran harus dilakukan dari jarak yang sama.” Tapi juru bicara Panorama mempertahankan kesahihan metodologi penelitiannya. Menurut dia, “Titik yang memiliki intensitas tertinggi dari menara ponsel adalah ketika ia menyentuh tanah.”

Sejauh ini para ilmuwan percaya bahwa Wi-Fi lebih aman ketimbang radiasi ponsel karena peralatan Wi-Fi mengirimkan sinyal pada jarak yang lebih pendek sehingga dapat beroperasi pada kekuatan rendah. Menurut Health Protection Agency, seseorang yang duduk di dalam area hotspot selama setahun terus-menerus menerima dosis radiasi yang sama dengan orang yang menggunakan ponsel selama 20 me

http://www.bimawidyana.com/apa-itu-wifi.html

ip adress

Posted in Uncategorized on Maret 26, 2009 by setabagoz

Menginstal IP Address
Instalasi TCP / IP sangatlah mudah. Pada Mac, it’s diinstal sebagai bagian dari Terselesaikan Transport, sehingga Anda dapat melewati seksi ini. Pada mesin Windows, lanjut menemukan CD instalasi Windows Anda, meletakkannya di CDROM drive, kemudian lakukan hal berikut:
1. Jaringan buka Control Panel dan klik tombol Add.
2. Pilih Protocol (seperti yang ditunjukkan di bawah) dan klik tombol Add.

3. Microsoft dan pilih TCP / IP seperti yang ditunjukkan di bawah

4. Klik OK untuk menutup setiap buka properti Jaringan jendela. Windows akan membuka file itu kemudian menanyakan kebutuhan untuk reboot. Biarlah ia reboot. Setelah reboot komputer, maka Anda siap untuk mengkonfigurasi TCP / IP setting.

TCP / IP Pengaturan kedua (LAN) NIC di Berbagi Komputer
Masukkan informasi berikut ke dalam TCP / IP Panel kontrol untuk kedua NIC di komputer Anda Berbagi:
• Alamat IP: set ke 192.168.0.1
• Subnet Mask: 255.255.255.0
• Konfigurasi Wins: Nonaktifkan Wins resolusi
• Gateway: Pastikan ada masukan NO.
• Konfigurasi DNS: Biarkan saja

Pengaturan DNS berlaku untuk semua NIC pada komputer, sehingga Anda tidak dapat menetapkan mereka berbeda untuk LAN NIC.
Jika ISP Anda telah diberikan alamat IP statis, ini mungkin akan diaktifkan dan informasi lainnya akan diisi ketika pertama NIC didirikan.
Jika ISP Anda menggunakan DHCP untuk menetapkan alamat IP anda, maka ini mungkin akan dinonaktifkan karena server DHCP membutuhkan perawatan yang memberikan komputer Anda dengan server DNS dan Gateway informasi yang dibutuhkan.

Bagaimanapun, tidak mengubah pengaturan DNS.
• Bindings: Periksa Klien untuk Microsoft Networks dan File dan Printer Sharing untuk Microsoft Networks jika Anda tidak mempunyai protokol lainnya (NetBeui, IPX / SPX) terinstal dan terikat ke item. Jika kedua item matikan, sehingga Anda tidak memiliki item terikat ke TCP / IP.
• Lanjutan: memastikan “Tetapkan protokol ini sebagai protokol default.” dicentang.
• NetBIOS: tidak ada perubahan.

TCP / IP Pengaturan untuk NIC di Client Komputer
Anda mungkin perlu mengubah pengaturan berikut setelah Anda menginstal Berbagi, tetapi mereka akan mendapatkan anda mulai sehingga Anda dapat menguji jaringan anda:
• Alamat IP: 192.168.0.2 melalui set ke 192.168.0.254.
Setiap komputer harus memiliki alamat IP yang berbeda.
• Subnet Mask: 255.255.255.0
• Konfigurasi Wins: Nonaktifkan Wins resolusi
• Gateway: set ke 192.168.0.1
• Konfigurasi DNS: diatur ke Tidak diaktifkan
• Bindings: Periksa Klien untuk Microsoft Networks dan File dan Printer Sharing untuk Microsoft Networks jika Anda tidak mempunyai protokol lainnya (NetBeui, IPX / SPX) terinstal dan terikat ke item. Jika kedua item matikan, sehingga Anda tidak memiliki item terikat ke TCP / IP.
• Lanjutan: memastikan “Tetapkan protokol ini sebagai protokol default.” dicentang.
• NetBIOS: tidak ada perubahan.

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.practicallynetworked.com/sharing/lansetup2.htm&prev=/translate_s%3Fhl%3Did%26q%3Dcara%2Binstal%2Bip%2Baddress%26tq%3Dhow%2Bto%2Binstall%2Bip%2Baddress%26sl%3Did%26tl%3Den

WIDGET

Posted in Uncategorized on Januari 31, 2009 by setabagoz

WEB WIDGET merupakan sekumpulan kode yang disediakan 3rd party, dan dapat diintegrasikan (copy paste) ke dalam website Anda tanpa memerlukan kompilasi tambahan dan prosedur yang rumit. Ya, hanya dengan copy dan paste!

Beberapa istilah lain yang juga umum dipergunakan untuk menyebut web widget adalah badge, module, snippet, plugin, dan lain sebagainya. Umumnya web widget menggunakan DHTML, JavaScript, atau Flash. Fitur yang disediakan sangat beragam, dari hit counter sederhana sampai game yang cukup rumit, dapat ditampilkan dengan web widget.

Penggunaan web widget telah dimulai sejak dimulainya era Word Wide Web, walaupun pada awalnya hanya digunakan untuk hit counter dan banner iklan, tetapi web widget terus berkembang dengan pesat dan menawarkan berbagai widget yang menarik.

Umumnya, web widget saat ini digunakan oleh blogger, pengguna web social network (seperti Facebook, Friendster, dan seterusnya), juga oleh pemilik website pribadi.

Baiklah, kini saatnya kita mencoba beberapa web widget yang dapat membuat website Anda menjadi lebih menarik, tanpa Anda harus menguasai bahasa pemrograman yang rumit!

Twitter

Twitter merupakan sebuah service yang memungkinkan Anda untuk menulis pesan pada website twitter.com, Anda dapat menuliskannya melalui website twitter.com, SMS, instant messaging, atau aplikasi 3rd party yang khusus dibuat untuk mengelola pesan twitter.

Untuk apa pesan yang ditulis pada twitter? Seperti slogan twitter yang berbunyi “What are you doing?”, pesan-pesan pada twitter ditujukan pada rekan, keluarga, dan segenap koneksi Anda yang ingin mengetahui apa yang sedang Anda kerjakan, dan Anda memberitahukan mereka melalui twitter.

Pesan-pesan yang Anda tulis pada twitter, dapat Anda tampilkan ulang pada website Anda dengan menggunakan script atau web widget yang tersedia.

Untuk keperluan ini, mula-mula Anda harus melakukan registrasi pada website twitter.com, dan memilih sebuah nama atau screen name yang unik. Setelah sukses melakukan registrasi, Anda dapat mencoba menuliskan beberapa pesan yang akan terlihat tampil pada website twitter.com.

Sekarang, bagaimana caranya menghubungkan twitter dengan website Anda? Tersedia berbagai cara, salah satunya melalui website http://www.bloggerbuster.com/2008/04/add-customized-twitter-widget-to-your.html, di mana Anda dapat menampilkan twitter pada website/blog Anda dengan widget yang disediakan, komplit dengan icon yang menarik.

Setelah melewati tahap ini, pengunjung website Anda dapat membaca pesan-pesan twitter yang tertulis pada website Anda.

Pastinya Anda tidak puas sampai di sini, selanjutnya Anda pasti akan berpikir bagaimana untuk mengupdate pesan pada twitter dengan mudah.

Melalui website http://twitter.com/devices, Anda dapat mendaftarkan nomor handphone atau account Instant Messenger (yang didukung oleh twitter.com adalah melalui GTalk, LiveJournal, dan Jabber) yang memungkinkan Anda melakukan update pesan twitter melalui SMS atau instant messaging yang didukung.

Untuk meng-update twitter melalui aplikasi desktop 3rd party, Anda dapat menggunakan berbagai software seperti pwytter (http://www.pwytter.com), twitterlicious (http://www.ejecutive. co.uk/projects/twitterlicious), dan masih banyak lagi.

Alexa

Alexa.com merupakan website yang menawarkan fitur untuk menampilkan peringkat/ranking website Anda, website dengan rank 1 berarti website yang memiliki ranking paling tinggi di dunia menurut versi alexa.

Anda dapat menggunakan web widget yang disediakan oleh alexa, dengan mengunjungi situs http://www.alexa.com/site/devcorner, halaman ini menampilkan fitur-fitur untuk developer, salah satunya adalah fitur widgets. Pilih bagian widgets dan Anda akan diberikan tiga pilihan widget, yaitu Traffic Graph, Site Stats Button, dan Traffic Rank Button.

Jika Anda memilih Site Stats Button atau Traffic Rank Button, Anda hanya perlu memasukkan alamat website, maka secara otomatis alexa akan menghasilkan kode program yang dapatlangsung di-copy paste ke dalam website Anda. Hasilnya adalah informasi peringkat website Anda.

Pilihan Traffic Graph akan menampilkan statistik website dalam bentuk grafik, Anda perlu menginput alamat website, range (berkisar dari 7 hari sampai dengan maksimum), dan type (tersedia pilihan Reach, Rank, atau Page Views). Untuk Traffic Graph ini, statistik website baru akan tampil jika website Anda masuk ke dalam peringkat top 100.000.

Poll dan Survai

Poll merupakan sebuah pertanyaan singkat beserta pilihan jawaban untuk mengetahui opini umum, hasilnya dapat diketahui secara langsung. Sedangkan, survai lebih bertujuan untuk mengum pulkan data yang akan dianalisis lebih lanjut, dan bisa jadi memerlukan data seperti informasi responden, dan seren-tetan pertanyaan yang berkaitan dengan topik yang dibahas.

Baik poll maupun survai merupakan salah satu bentuk interaksi terhadap pengunjung website, tersedia web widget yang mengizinkan Anda menciptakan dan menampilkan sebuah poll/survai.

Salah satu penyedianya adalah website http://polldaddy.com. Untuk keperluan ini, Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu pada website tersebut, lalu dengan beberapa langkah mudah, Anda dapat membuat poll atau survai, menciptakan pertanyaan beserta pilihan jawaban yang tersedia, dan seterusnya.

Berikutnya Anda akan mendapatkan kode program yang dapat di-copy paste langsung ke dalam website Anda.

Flickr

Bagi Anda yang menyukai fotografi, tentunya sudah tidak asing lagi dengan website flickr.com, sebuah komunitas online yang terkenal dengan penyimpanan dan sharing file foto, dan juga file berbentuk video.

Bagi Anda yang ingin menampilkan foto atau video yang berasal dari flickr pada website, maka Anda dapat memanfaatkan fitur web widget yang telah disediakan flickr. Satu-satunya syarat adalah Anda harus memiliki account flickr atau account Yahoo!. Untuk mendapatkan kode widget, mula-mula arahkan browser pada alamat http://flickr.com/badge.gne, Anda akan diminta untuk memasukkan account Anda.

Langkah berikutnya, Anda diminta untuk memilih antara HTML badge atau Flash badge (flickr menggunakan istilah badge), selanjutnya Anda diminta memilih konten gambar/video yang ingin ditampilkan.

Konten gambar/video tidak selalu berasal dari koleksi Anda, tetapi dapat juga berasal dari konten yang di-upload orang lain untuk konsumsi publik, bahkan Anda dapat menentukan tag tertentu untuk menyaring topik konten yang ditayangkan dalam widget.

Selanjutnya, Anda akan diminta menentukan kustomisasi warna background, link, dan text, lalu selesailah sudah pengaturan widget, selanjutnya akan tampil preview konten yang telah Anda tentukan beserta sederet kode yang siap diintegrasikan (copy paste) ke dalam website Anda!

Google AdSense

Google AdSense merupakan web widget popular untuk pelayanan iklan, dan dapat menghasilkan revenue bagi website Anda. AdSense menggunakan kode JavaScript yang harus Anda sisipkan pada website Anda, setelah Anda melakukan registrasi yang telah disetujui oleh Google. Keberadaan Google AdSense sering mengundang sebagian orang yang hanya ingin mengejar keuntungan semata, dan menimbulkan berbagai praktek untuk memanipulasi hasilnya.

Bagi Anda yang memang memiliki website berkualitas, tentunya tidak perlu menggunakan cara-cara yang tidak benar, sudah pasti Google AdSense akan lebih mungkin menghasilkan keuntungan bagi website dengan konten yang menarik pengunjung.

Untuk memulai Google AdSense, Anda dapat mendaftarkan website Anda pada alamat http://www.google.com/adsense dan melakukan registrasi. Google akan melakukan verifikasi dan mungkin Anda tidak akan langsung mendapatkan approval dariGoogle, tunggu hingga Anda mendapatkan instruksi lebih lanjut dan script untuk ditambahkan pada website Anda.

FeedBurner

FeedBurner merupakan penyedia manajemen web feed, yang digunakan agar pengunjung website Anda dapat mengikuti perkembangan konten melalui program Feed Reader, tanpa harus mengunjungi website untuk melihat perubahan terbaru. Untuk memasang fitur ini, kunjungi terlebih dahulu website http://www.feedburner.com, dan isikan URL website Anda, selanjutnya Anda akan diberikan pilihan untuk menggunakan Atom ataukah RSS. Ikuti terus instruksi yang meminta Anda memasukkan alamat feed, username, dan password (jika Anda belum login), FeedBurner akan menyediakan tombol Activate Feed untuk mengaktifkan alamat feed Anda.

Langkah selanjutnya adalah memasang web widget pada website Anda agar pengunjung dapat melakukan subscribe feed, caranya adalah kembali pada halaman dashboard Anda pada feedburner.com, pilih button Publicize, klik pada link friendly graphic yang akan mengarahkan Anda pada halaman Chicklet

Chooser. Di sini Anda dapat menentukan icon, dan mendapatkan kode program yang dapat di-copy paste ke dalam website Anda, atau melakukan import widget tersebut jika Anda memiliki blog pada blogger.com.

MyBlogLog

MyBlogLog (http://www.mybloglog.com) menawarkan web widget yang menampilkan blogger lain yang mengunjungi website Anda, dalam jaringan MyBlogLog. Untuk menggunakan MyBlogLog, mula-mula Anda harus melakukan registrasi pada website MyBlogLog. Jika Anda me-miliki account Yahoo!, Anda dapat menggunakannya untuk login dan menciptakan account MyBlogLog yang baru. Hal ini dimungkinkan karena MyBlogLog telah melakukan akuisisi dengan Yahoo!.

Setelah Anda memiliki account MyBlogLog, Anda dapat menambahkan berbagai widget pada URL http://www.mybloglog.com/buzz/e_widget_newwithme.php, beberapa widget yang ditawarkan adalah widget New With Me Sidebar, New With Me Full Page, About Me, dan Email Signature.

Masing-masing widget telah disertai dengan fitur kustomisasi, kode script yang siap di-copy paste, dan preview dari widget yang bersangkutan.

YouTube

Tentunya rata-rata pengguna Internet telah mengetahui website yang satu ini, bisa dikatakan bahwa YouTube mempelopori era baru pada dunia Internet dalam menciptakan komunitas sharing video.

YouTube menyediakan web widget yang memungkinkan Anda untuk menampilkan video bar pada website Anda. Caranya adalah dengan membuat account (atau login dengan account Google) pada website http://www.youtube.com. Kemudian pilih menu Community – blog, atau mengarahkan browser Anda pada URL http://www.youtube.com/blog. Klik link add a video bar, dan Anda akan diarahkan pada halaman kustomisasi untuk menampilkan video bar pada website Anda.

Kustomisasi yang dapat dilakukan antara lain adalah bentuk orientasi (vertikal atau horizontal), channel video yang dipilih, expression yang berbentuk keyword untuk melakukan penya ringan topik lebih lanjut. Kode program untuk mengintegrasikan video bar YouTube pada website Anda akan langsung tersedia pada halaman yang sama.

Shoutbox

Kalau pada web widget twitter, Anda dapat meninggalkan pesan untuk pengunjung website, maka dengan shoutbox, Anda dapat memberikan fasilitas pada pengunjung website untuk mening-galkan pesan pada halaman website Anda.

Cukup banyak web widget shoutbox (umum juga disebut tagboard, shoutout, chatbox) yang dapat Anda peroleh di Internet, salah satunya adalah ShoutMix (http://www.shoutmix.com),

Anda harus terlebih dahulu melakukan tahapan registrasi yang disediakan website ShoutMix, selanjutnya Anda akan diberikan berbagai pilihan style shoutbox yang menarik.

Setelah Anda memilih salah satu style yang Anda inginkan, Anda akan diarahkan untuk masuk ke dalam halaman control panel, di mana Anda dapat melakukan pengaturan lebih lanjut.

Untuk meletakkan shoutbox pada website Anda, mula-mula klik pada link Get codes yang terdapat pada halaman control panel, lalu pilih link Place shoutbox on webpage, dan Anda akan mendapatkan kode script yang siap untuk di-copy paste ke dalam website Anda.

Eksplorasi halaman control panel, dan Anda akan mendapatkan ShoutMix memiliki fitur-fitur gratis seperti menghapus danmelakukan blokir pesan. ShoutMix juga menyediakan akses premium untuk fitur-fitur tambahan seperti bandwidth dan storage penyimpanan pesan yang lebih besar, arsip pesan, dan lain sebagainya.

Kalender

Salah satu web widget menarik lainnya adalah web widget kalender, yang memungkinkan Anda menampilkan jadwal dan event tertentu pada website Anda. Salah satu website yang menyediakan web widget kalender adalah http://www.widgetbox.com/widget/google-calendar, web widget ini diambil dari Google Calendar, yang memungkinkan Anda untuk sharing kalender dengan pengguna lainnya.

Pada alamat URL di atas, Anda dapat melakukan kustomisasi style kalender dan mendapatkan kode script untuk diintegrasikan ke dalam website/blog Anda.

Cuaca

Menampilkan cuaca di berbagai kota melalui website Anda merupakan daya tarik tersendiri, salah satu penyedia web widget untuk keperluan ini adalah AccuWeather, yang dapat Anda akses pada alamat URL http://netweather.accuweather.com.

Pada halaman utama website tersebut, klik pada tombol Get My NetWeather, Anda akan di minta untuk menentukan konfi gurasi awal seperti tampilan unit (English atau Metric), bahasa, dan lokasi. Tahap selanjutnya Anda akan diminta menentukan ukuran widget, kategori, dan theme.

Langkah terakhir, akan tampil script yang siap untuk ditambahkan pada website Anda, terdapat pilihan script untuk Web Page Code dan MySpace Code. Gunakan MySpace Code jika Anda memiliki halaman pada MySpace, selain itu gunakan Web Page Code untuk ditambahkan secara manual pada website Anda.

Data Saham

Jika Anda seorang investor/trader, tentu sering mengamati be-berapa saham yang menjadi watch list favorit Anda. Bagaimana jika data tersebut tampil pada website Anda? Bahkan Anda dapat melihat pergerakan harganya pada saat bursa buka. Salah satu penyedianya dapat Anda temukan pada alamat URL http://www.widgetbox.com/widget/livestockquotes, di sini Anda dapat menentukan style tampilan web widget seperti warna, lebar, tinggi, dan tentunya simbol saham-saham port-folio Anda, juga disediakan pilihan apakah Anda mengizinkan pengunjung website untuk dapat berinteraksi ikut memasukkan simbol saham.

Selanjutnya, Anda dapat langsung menambahkan web widget tersebut pada halaman website, seperti Facebook, Blogspot, WordPress, TypePad, dan seterusnya dengan memilih icon website yang Anda kehendaki. Juga disediakan embed code yang siap diintegrasikan pada website Anda.

Kumpulan Web Widget

Jika Anda adalah seorang blogger dan telah membuat blog pada website yang menyediakan host dan tools untuk menciptakan blog (misalnya blogspot.com, wordpress.com, dan sebagainya) Anda juga akan menemukan berbagai web widget menarik yangtelah disediakan dan dapat Anda tambahkan sebagai elemen tambahan pada halaman blog Anda.

Terdapat keuntungan utama dari menggunakan web widget yang berasal dari host yang sama dengan website/blog Anda, yaitu website Anda tidak perlu mengambil konten dari website lain, yang berarti mengurangi beban website Anda.

Karena itu, pelajari terlebih dahulu web widget yang telah disediakan pada hosting yang Anda pergunakan, kemudian pertimbangkan web widget dari website lain jika diperlukan.

Juga terdapat website yang mengkhususkan diri menyediakan koleksi web widget dan memungkinkan Anda menciptakan web widget sendiri, misalnya ClearSpring (http://www.clearspring.com) dan WidgetBox (http://www.widgetbox.com). 7×24 jam nonstop tidak akan cukup bagi Anda untuk mencoba seluruh web widget yang tersedia pada website-website ini.

Tetap Selektif

Masih terdapat banyak variasi web widget lain yang dapat Anda peroleh di Internet, jika Anda perhatikan dari sisi bisnis Internet, maka terlihat service-service yang menarik dan mampu mengum-pulkan komunitas yang luas menjadi incaran perusahaan-perusahaan besar, sehingga terjadi akuisisi dan kerjasama.

Menggunakan web widget bisa jadi mengasyikkan, tetapi hati-hati karena web widget dapat digunakan oleh sebagian pihak untuk tujuan yang kurang baik. Salah satu contoh adalah web widget bernama Secret Crush, yang ternyata dapat menginstal malware, hal ini ditemukan oleh perusahaan Fortinet.

Seperti telah disinggung pada Google AdSense, web widget sebagai sarana marketing juga cukup marak digunakan, hal ini tidak mengherankan mengingat sedemikian banyak pengguna Internet dan luasnya jaringan yang dapat tercipta melalui website social network dan blog, tetapi penggunaan web widget marketing tetap perlu disesuaikan dengan konten Anda agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga. Juga perhatikan isu kom-patibilitas web browser, sebaiknya lakukan uji coba web widget pada browser-browser yang popular dan umum digunakan.

Menggunakan web widget pada website Anda merupakan pekerjaan yang relatif mudah, tetapi memilih web widget seefektif mungkin untuk dipasang pada website Anda, bisa jadi merupakan pekerjaan yang lebih sulit.
Tidak semua web widget yang telah dicoba dan diketahui, harus berakhir dengan bertengger pada salah satu sudut halaman website Anda. Bisa jadi website Anda sama sekali tidak mem-butuhkan beberapa web widget, jangan merasa rugi jika tidak menggunakan web widget yang telah dicoba, karena selektif terhadap teknologi, merupakan salah satu cara untuk mengikuti teknologi.
sumber :( http://nafasku.com/pengertian-macam-widget-kode-script-untuk-dipasang-di-situs.html)

WIDGET

Posted in Uncategorized on Januari 31, 2009 by setabagoz

WEB WIDGET merupakan sekumpulan kode yang disediakan 3rd party, dan dapat diintegrasikan (copy paste) ke dalam website Anda tanpa memerlukan kompilasi tambahan dan prosedur yang rumit. Ya, hanya dengan copy dan paste!

Beberapa istilah lain yang juga umum dipergunakan untuk menyebut web widget adalah badge, module, snippet, plugin, dan lain sebagainya. Umumnya web widget menggunakan DHTML, JavaScript, atau Flash. Fitur yang disediakan sangat beragam, dari hit counter sederhana sampai game yang cukup rumit, dapat ditampilkan dengan web widget.

Penggunaan web widget telah dimulai sejak dimulainya era Word Wide Web, walaupun pada awalnya hanya digunakan untuk hit counter dan banner iklan, tetapi web widget terus berkembang dengan pesat dan menawarkan berbagai widget yang menarik.

Umumnya, web widget saat ini digunakan oleh blogger, pengguna web social network (seperti Facebook, Friendster, dan seterusnya), juga oleh pemilik website pribadi.

Baiklah, kini saatnya kita mencoba beberapa web widget yang dapat membuat website Anda menjadi lebih menarik, tanpa Anda harus menguasai bahasa pemrograman yang rumit!

Twitter

Twitter merupakan sebuah service yang memungkinkan Anda untuk menulis pesan pada website twitter.com, Anda dapat menuliskannya melalui website twitter.com, SMS, instant messaging, atau aplikasi 3rd party yang khusus dibuat untuk mengelola pesan twitter.

Untuk apa pesan yang ditulis pada twitter? Seperti slogan twitter yang berbunyi “What are you doing?”, pesan-pesan pada twitter ditujukan pada rekan, keluarga, dan segenap koneksi Anda yang ingin mengetahui apa yang sedang Anda kerjakan, dan Anda memberitahukan mereka melalui twitter.

Pesan-pesan yang Anda tulis pada twitter, dapat Anda tampilkan ulang pada website Anda dengan menggunakan script atau web widget yang tersedia.

Untuk keperluan ini, mula-mula Anda harus melakukan registrasi pada website twitter.com, dan memilih sebuah nama atau screen name yang unik. Setelah sukses melakukan registrasi, Anda dapat mencoba menuliskan beberapa pesan yang akan terlihat tampil pada website twitter.com.

Sekarang, bagaimana caranya menghubungkan twitter dengan website Anda? Tersedia berbagai cara, salah satunya melalui website http://www.bloggerbuster.com/2008/04/add-customized-twitter-widget-to-your.html, di mana Anda dapat menampilkan twitter pada website/blog Anda dengan widget yang disediakan, komplit dengan icon yang menarik.

Setelah melewati tahap ini, pengunjung website Anda dapat membaca pesan-pesan twitter yang tertulis pada website Anda.

Pastinya Anda tidak puas sampai di sini, selanjutnya Anda pasti akan berpikir bagaimana untuk mengupdate pesan pada twitter dengan mudah.

Melalui website http://twitter.com/devices, Anda dapat mendaftarkan nomor handphone atau account Instant Messenger (yang didukung oleh twitter.com adalah melalui GTalk, LiveJournal, dan Jabber) yang memungkinkan Anda melakukan update pesan twitter melalui SMS atau instant messaging yang didukung.

Untuk meng-update twitter melalui aplikasi desktop 3rd party, Anda dapat menggunakan berbagai software seperti pwytter (http://www.pwytter.com), twitterlicious (http://www.ejecutive. co.uk/projects/twitterlicious), dan masih banyak lagi.

Alexa

Alexa.com merupakan website yang menawarkan fitur untuk menampilkan peringkat/ranking website Anda, website dengan rank 1 berarti website yang memiliki ranking paling tinggi di dunia menurut versi alexa.

Anda dapat menggunakan web widget yang disediakan oleh alexa, dengan mengunjungi situs http://www.alexa.com/site/devcorner, halaman ini menampilkan fitur-fitur untuk developer, salah satunya adalah fitur widgets. Pilih bagian widgets dan Anda akan diberikan tiga pilihan widget, yaitu Traffic Graph, Site Stats Button, dan Traffic Rank Button.

Jika Anda memilih Site Stats Button atau Traffic Rank Button, Anda hanya perlu memasukkan alamat website, maka secara otomatis alexa akan menghasilkan kode program yang dapatlangsung di-copy paste ke dalam website Anda. Hasilnya adalah informasi peringkat website Anda.

Pilihan Traffic Graph akan menampilkan statistik website dalam bentuk grafik, Anda perlu menginput alamat website, range (berkisar dari 7 hari sampai dengan maksimum), dan type (tersedia pilihan Reach, Rank, atau Page Views). Untuk Traffic Graph ini, statistik website baru akan tampil jika website Anda masuk ke dalam peringkat top 100.000.

Poll dan Survai

Poll merupakan sebuah pertanyaan singkat beserta pilihan jawaban untuk mengetahui opini umum, hasilnya dapat diketahui secara langsung. Sedangkan, survai lebih bertujuan untuk mengum pulkan data yang akan dianalisis lebih lanjut, dan bisa jadi memerlukan data seperti informasi responden, dan seren-tetan pertanyaan yang berkaitan dengan topik yang dibahas.

Baik poll maupun survai merupakan salah satu bentuk interaksi terhadap pengunjung website, tersedia web widget yang mengizinkan Anda menciptakan dan menampilkan sebuah poll/survai.

Salah satu penyedianya adalah website http://polldaddy.com. Untuk keperluan ini, Anda harus mendaftarkan diri terlebih dahulu pada website tersebut, lalu dengan beberapa langkah mudah, Anda dapat membuat poll atau survai, menciptakan pertanyaan beserta pilihan jawaban yang tersedia, dan seterusnya.

Berikutnya Anda akan mendapatkan kode program yang dapat di-copy paste langsung ke dalam website Anda.

Flickr

Bagi Anda yang menyukai fotografi, tentunya sudah tidak asing lagi dengan website flickr.com, sebuah komunitas online yang terkenal dengan penyimpanan dan sharing file foto, dan juga file berbentuk video.

Bagi Anda yang ingin menampilkan foto atau video yang berasal dari flickr pada website, maka Anda dapat memanfaatkan fitur web widget yang telah disediakan flickr. Satu-satunya syarat adalah Anda harus memiliki account flickr atau account Yahoo!. Untuk mendapatkan kode widget, mula-mula arahkan browser pada alamat http://flickr.com/badge.gne, Anda akan diminta untuk memasukkan account Anda.

Langkah berikutnya, Anda diminta untuk memilih antara HTML badge atau Flash badge (flickr menggunakan istilah badge), selanjutnya Anda diminta memilih konten gambar/video yang ingin ditampilkan.

Konten gambar/video tidak selalu berasal dari koleksi Anda, tetapi dapat juga berasal dari konten yang di-upload orang lain untuk konsumsi publik, bahkan Anda dapat menentukan tag tertentu untuk menyaring topik konten yang ditayangkan dalam widget.

Selanjutnya, Anda akan diminta menentukan kustomisasi warna background, link, dan text, lalu selesailah sudah pengaturan widget, selanjutnya akan tampil preview konten yang telah Anda tentukan beserta sederet kode yang siap diintegrasikan (copy paste) ke dalam website Anda!

Google AdSense

Google AdSense merupakan web widget popular untuk pelayanan iklan, dan dapat menghasilkan revenue bagi website Anda. AdSense menggunakan kode JavaScript yang harus Anda sisipkan pada website Anda, setelah Anda melakukan registrasi yang telah disetujui oleh Google. Keberadaan Google AdSense sering mengundang sebagian orang yang hanya ingin mengejar keuntungan semata, dan menimbulkan berbagai praktek untuk memanipulasi hasilnya.

Bagi Anda yang memang memiliki website berkualitas, tentunya tidak perlu menggunakan cara-cara yang tidak benar, sudah pasti Google AdSense akan lebih mungkin menghasilkan keuntungan bagi website dengan konten yang menarik pengunjung.

Untuk memulai Google AdSense, Anda dapat mendaftarkan website Anda pada alamat http://www.google.com/adsense dan melakukan registrasi. Google akan melakukan verifikasi dan mungkin Anda tidak akan langsung mendapatkan approval dariGoogle, tunggu hingga Anda mendapatkan instruksi lebih lanjut dan script untuk ditambahkan pada website Anda.

FeedBurner

FeedBurner merupakan penyedia manajemen web feed, yang digunakan agar pengunjung website Anda dapat mengikuti perkembangan konten melalui program Feed Reader, tanpa harus mengunjungi website untuk melihat perubahan terbaru. Untuk memasang fitur ini, kunjungi terlebih dahulu website http://www.feedburner.com, dan isikan URL website Anda, selanjutnya Anda akan diberikan pilihan untuk menggunakan Atom ataukah RSS. Ikuti terus instruksi yang meminta Anda memasukkan alamat feed, username, dan password (jika Anda belum login), FeedBurner akan menyediakan tombol Activate Feed untuk mengaktifkan alamat feed Anda.

Langkah selanjutnya adalah memasang web widget pada website Anda agar pengunjung dapat melakukan subscribe feed, caranya adalah kembali pada halaman dashboard Anda pada feedburner.com, pilih button Publicize, klik pada link friendly graphic yang akan mengarahkan Anda pada halaman Chicklet

Chooser. Di sini Anda dapat menentukan icon, dan mendapatkan kode program yang dapat di-copy paste ke dalam website Anda, atau melakukan import widget tersebut jika Anda memiliki blog pada blogger.com.

MyBlogLog

MyBlogLog (http://www.mybloglog.com) menawarkan web widget yang menampilkan blogger lain yang mengunjungi website Anda, dalam jaringan MyBlogLog. Untuk menggunakan MyBlogLog, mula-mula Anda harus melakukan registrasi pada website MyBlogLog. Jika Anda me-miliki account Yahoo!, Anda dapat menggunakannya untuk login dan menciptakan account MyBlogLog yang baru. Hal ini dimungkinkan karena MyBlogLog telah melakukan akuisisi dengan Yahoo!.

Setelah Anda memiliki account MyBlogLog, Anda dapat menambahkan berbagai widget pada URL http://www.mybloglog.com/buzz/e_widget_newwithme.php, beberapa widget yang ditawarkan adalah widget New With Me Sidebar, New With Me Full Page, About Me, dan Email Signature.

Masing-masing widget telah disertai dengan fitur kustomisasi, kode script yang siap di-copy paste, dan preview dari widget yang bersangkutan.

YouTube

Tentunya rata-rata pengguna Internet telah mengetahui website yang satu ini, bisa dikatakan bahwa YouTube mempelopori era baru pada dunia Internet dalam menciptakan komunitas sharing video.

YouTube menyediakan web widget yang memungkinkan Anda untuk menampilkan video bar pada website Anda. Caranya adalah dengan membuat account (atau login dengan account Google) pada website http://www.youtube.com. Kemudian pilih menu Community – blog, atau mengarahkan browser Anda pada URL http://www.youtube.com/blog. Klik link add a video bar, dan Anda akan diarahkan pada halaman kustomisasi untuk menampilkan video bar pada website Anda.

Kustomisasi yang dapat dilakukan antara lain adalah bentuk orientasi (vertikal atau horizontal), channel video yang dipilih, expression yang berbentuk keyword untuk melakukan penya ringan topik lebih lanjut. Kode program untuk mengintegrasikan video bar YouTube pada website Anda akan langsung tersedia pada halaman yang sama.

Shoutbox

Kalau pada web widget twitter, Anda dapat meninggalkan pesan untuk pengunjung website, maka dengan shoutbox, Anda dapat memberikan fasilitas pada pengunjung website untuk mening-galkan pesan pada halaman website Anda.

Cukup banyak web widget shoutbox (umum juga disebut tagboard, shoutout, chatbox) yang dapat Anda peroleh di Internet, salah satunya adalah ShoutMix (http://www.shoutmix.com),

Anda harus terlebih dahulu melakukan tahapan registrasi yang disediakan website ShoutMix, selanjutnya Anda akan diberikan berbagai pilihan style shoutbox yang menarik.

Setelah Anda memilih salah satu style yang Anda inginkan, Anda akan diarahkan untuk masuk ke dalam halaman control panel, di mana Anda dapat melakukan pengaturan lebih lanjut.

Untuk meletakkan shoutbox pada website Anda, mula-mula klik pada link Get codes yang terdapat pada halaman control panel, lalu pilih link Place shoutbox on webpage, dan Anda akan mendapatkan kode script yang siap untuk di-copy paste ke dalam website Anda.

Eksplorasi halaman control panel, dan Anda akan mendapatkan ShoutMix memiliki fitur-fitur gratis seperti menghapus danmelakukan blokir pesan. ShoutMix juga menyediakan akses premium untuk fitur-fitur tambahan seperti bandwidth dan storage penyimpanan pesan yang lebih besar, arsip pesan, dan lain sebagainya.

Kalender

Salah satu web widget menarik lainnya adalah web widget kalender, yang memungkinkan Anda menampilkan jadwal dan event tertentu pada website Anda. Salah satu website yang menyediakan web widget kalender adalah http://www.widgetbox.com/widget/google-calendar, web widget ini diambil dari Google Calendar, yang memungkinkan Anda untuk sharing kalender dengan pengguna lainnya.

Pada alamat URL di atas, Anda dapat melakukan kustomisasi style kalender dan mendapatkan kode script untuk diintegrasikan ke dalam website/blog Anda.

Cuaca

Menampilkan cuaca di berbagai kota melalui website Anda merupakan daya tarik tersendiri, salah satu penyedia web widget untuk keperluan ini adalah AccuWeather, yang dapat Anda akses pada alamat URL http://netweather.accuweather.com.

Pada halaman utama website tersebut, klik pada tombol Get My NetWeather, Anda akan di minta untuk menentukan konfi gurasi awal seperti tampilan unit (English atau Metric), bahasa, dan lokasi. Tahap selanjutnya Anda akan diminta menentukan ukuran widget, kategori, dan theme.

Langkah terakhir, akan tampil script yang siap untuk ditambahkan pada website Anda, terdapat pilihan script untuk Web Page Code dan MySpace Code. Gunakan MySpace Code jika Anda memiliki halaman pada MySpace, selain itu gunakan Web Page Code untuk ditambahkan secara manual pada website Anda.

Data Saham

Jika Anda seorang investor/trader, tentu sering mengamati be-berapa saham yang menjadi watch list favorit Anda. Bagaimana jika data tersebut tampil pada website Anda? Bahkan Anda dapat melihat pergerakan harganya pada saat bursa buka. Salah satu penyedianya dapat Anda temukan pada alamat URL http://www.widgetbox.com/widget/livestockquotes, di sini Anda dapat menentukan style tampilan web widget seperti warna, lebar, tinggi, dan tentunya simbol saham-saham port-folio Anda, juga disediakan pilihan apakah Anda mengizinkan pengunjung website untuk dapat berinteraksi ikut memasukkan simbol saham.

Selanjutnya, Anda dapat langsung menambahkan web widget tersebut pada halaman website, seperti Facebook, Blogspot, WordPress, TypePad, dan seterusnya dengan memilih icon website yang Anda kehendaki. Juga disediakan embed code yang siap diintegrasikan pada website Anda.

Kumpulan Web Widget

Jika Anda adalah seorang blogger dan telah membuat blog pada website yang menyediakan host dan tools untuk menciptakan blog (misalnya blogspot.com, wordpress.com, dan sebagainya) Anda juga akan menemukan berbagai web widget menarik yangtelah disediakan dan dapat Anda tambahkan sebagai elemen tambahan pada halaman blog Anda.

Terdapat keuntungan utama dari menggunakan web widget yang berasal dari host yang sama dengan website/blog Anda, yaitu website Anda tidak perlu mengambil konten dari website lain, yang berarti mengurangi beban website Anda.

Karena itu, pelajari terlebih dahulu web widget yang telah disediakan pada hosting yang Anda pergunakan, kemudian pertimbangkan web widget dari website lain jika diperlukan.

Juga terdapat website yang mengkhususkan diri menyediakan koleksi web widget dan memungkinkan Anda menciptakan web widget sendiri, misalnya ClearSpring (http://www.clearspring.com) dan WidgetBox (http://www.widgetbox.com). 7×24 jam nonstop tidak akan cukup bagi Anda untuk mencoba seluruh web widget yang tersedia pada website-website ini.

Tetap Selektif

Masih terdapat banyak variasi web widget lain yang dapat Anda peroleh di Internet, jika Anda perhatikan dari sisi bisnis Internet, maka terlihat service-service yang menarik dan mampu mengum-pulkan komunitas yang luas menjadi incaran perusahaan-perusahaan besar, sehingga terjadi akuisisi dan kerjasama.

Menggunakan web widget bisa jadi mengasyikkan, tetapi hati-hati karena web widget dapat digunakan oleh sebagian pihak untuk tujuan yang kurang baik. Salah satu contoh adalah web widget bernama Secret Crush, yang ternyata dapat menginstal malware, hal ini ditemukan oleh perusahaan Fortinet.

Seperti telah disinggung pada Google AdSense, web widget sebagai sarana marketing juga cukup marak digunakan, hal ini tidak mengherankan mengingat sedemikian banyak pengguna Internet dan luasnya jaringan yang dapat tercipta melalui website social network dan blog, tetapi penggunaan web widget marketing tetap perlu disesuaikan dengan konten Anda agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga. Juga perhatikan isu kom-patibilitas web browser, sebaiknya lakukan uji coba web widget pada browser-browser yang popular dan umum digunakan.

Menggunakan web widget pada website Anda merupakan pekerjaan yang relatif mudah, tetapi memilih web widget seefektif mungkin untuk dipasang pada website Anda, bisa jadi merupakan pekerjaan yang lebih sulit.
Tidak semua web widget yang telah dicoba dan diketahui, harus berakhir dengan bertengger pada salah satu sudut halaman website Anda. Bisa jadi website Anda sama sekali tidak mem-butuhkan beberapa web widget, jangan merasa rugi jika tidak menggunakan web widget yang telah dicoba, karena selektif terhadap teknologi, merupakan salah satu cara untuk mengikuti teknologi.
sumber :( http://nafasku.com/pengertian-macam-widget-kode-script-untuk-dipasang-di-situs.html)

ACCESS POIN

Posted in Uncategorized on Januari 23, 2009 by setabagoz

Common WAP Applications

A typical corporate use involves attaching several WAPs to a wired network and then providing wireless access to the office LAN. Within the range of the WAPs, the wireless end user has a full network connection with the benefit of mobility. In this instance, the WAP functions as a gateway for clients to access the wired network.

A Hot Spot is a common public application of WAPs, where wireless clients can connect to the Internet without regard for the particular networks to which they have attached for the moment. The concept has become common in large cities, where a combination of coffeehouses, libraries, as well as privately owned open access points, allow clients to stay more or less continuously connected to the Internet, while moving around. A collection of connected Hot Spots can be referred to as a lily-pad network.

The majority of WAPs are used in Home wireless networks.[citation needed] Home networks generally have only one WAP to connect all the computers in a home. Most are wireless routers, meaning converged devices that include a WAP, router, and often an ethernet switch in the same device. Many also converge a broadband modem. In places where most homes have their own WAP within range of the neighbors’ WAP, it’s possible for technically savvy people to turn off their encryption and set up a wireless community network, creating an intra-city communication network without the need of wired networks.

A WAP may also act as the network’s arbitrator, negotiating when each nearby client device can transmit. However, the vast majority of currently installed IEEE 802.11 networks do not implement this, using a distributed pseudo-random algorithm called CSMA/CD instead.

[edit] Wireless Access Point vs. Ad-Hoc Network

Some people confuse Wireless Access Points with Wireless Ad-Hoc networks. An Ad-Hoc network uses a connection between two or more devices without using an access point: the devices communicate directly. An Ad-Hoc network is used in situations, such as for a quick data exchange, or for a Multiplayer LAN game, because it is easy to set up and does not require an access point. Due to its peer-to-peer layout, Ad-Hoc connections are similar to Bluetooth ones, and are generally not recommended for a permanent installation.

Internet access via Ad-Hoc networks, using features like Windows’ Internet Connection Sharing, may work well with a small number of devices that are close to each other, but Ad-Hoc networks don’t scale well. Internet traffic will converge to the nodes with direct internet connection, potentially congesting these nodes. For internet-enabled nodes, Access Points have a clear advantage, being designed to handle this load.

[edit] Limitations

One IEEE 802.11 WAP can typically communicate with 30 client systems located within a radius of 100 m.[citation needed] However, the actual range of communication can vary significantly, depending on such variables as indoor or outdoor placement, height above ground, nearby obstructions, other electronic devices that might actively interfere with the signal by broadcasting on the same frequency, type of antenna, the current weather, operating radio frequency, and the power output of devices. Network designers can extend the range of WAPs through the use of repeaters and reflectors, which can bounce or amplify radio signals that ordinarily would go un-received. In experimental conditions, wireless networking has operated over distances of several kilometers.

Most jurisdictions have only a limited number of frequencies legally available for use by wireless networks. Usually, adjacent WAPs will use different frequencies to communicate with their clients in order to avoid interference between the two nearby systems. Wireless devices can “listen” for data traffic on other frequencies, and can rapidly switch from one frequency to another to achieve better reception. However, the limited number of frequencies becomes problematic in crowded downtown areas with tall buildings using multiple WAPs. In such an environment, signal overlap becomes an issue causing interference, which results in signal dropage and data errors.

Wireless networking lags behind wired networking in terms of increasing bandwidth and throughput. While (as of 2004) typical wireless devices for the consumer market can reach speeds of 11 Mbit/s (megabits per second) (IEEE 802.11b) or 54 Mbit/s (IEEE 802.11a, IEEE 802.11g), wired hardware of similar cost reaches 1000 Mbit/s (Gigabit Ethernet). One impediment to increasing the speed of wireless communications comes from Wi-Fi’s use of a shared communications medium, so a WAP is only able to use somewhat less than half the actual over-the-air rate for data throughput. Thus a typical 54 MBit/s wireless connection actually carries TCP/IP data at 20 to 25 Mbit/s. Users of legacy wired networks expect faster speeds, and people using wireless connections keenly want to see the wireless networks catch up.

As of 2007 a new standard for wireless, 802.11n is awaiting final certification from IEEE. This new standard operates at speeds up to 540 Mbit/s and at longer distances (~50 m) than 802.11g. Use of legacy wired networks (especially in consumer applications) is expected[by whom?] to decline sharply as the common 100 Mbit/s speed is surpassed and users no longer need to worry about running wires to attain high bandwidth.[citation needed]

By the year 2008 draft 802.11n based access points and client devices have already taken a fair share of the market place but with inherent problems integrating products from different vendors.

[edit] Security

Main article: Wireless LAN Security

Wireless access has special security considerations. Many wired networks base the security on physical access control, trusting all the users on the local network, but if wireless access points are connected to the network, anyone on the street or in the neighboring office could connect.

The most common solution is wireless traffic encryption. Modern access points come with built-in encryption. The first generation encryption scheme WEP proved easy to crack; the second and third generation schemes, WPA and WPA2, are considered secure if a strong enough password or passphrase is used.

Some WAPs support hotspot style authentication using RADIUS and other authentication servers. For example, DD-WRT v24 supports Chilisoft hotspot authentication which separates the WLAN from the hard wired LAN so that your guests cannot browse the local wired network.

[edit] See also

* Hotspots – access points or wireless networks open to the public
* Wireless LAN – networks consisting of zero or more access points plus devices
* Wi-Fi Array System of multiple APs
* LWAPP – Lightweight Access Point Protocol used to manage a large set of WAPs
* WarXing – searching for open networks
* Femtocell – a local-area base station using cellular network standards such as UMTS, rather than Wi-Fi
* WiMAX – wide-area wireless standard that has a few elements in common with Wi-Fi

http://en.wikipedia.org/wiki/Wireless_access_point

ACCESS POIN

Posted in Uncategorized on Januari 23, 2009 by setabagoz

Common WAP Applications

A typical corporate use involves attaching several WAPs to a wired network and then providing wireless access to the office LAN. Within the range of the WAPs, the wireless end user has a full network connection with the benefit of mobility. In this instance, the WAP functions as a gateway for clients to access the wired network.

A Hot Spot is a common public application of WAPs, where wireless clients can connect to the Internet without regard for the particular networks to which they have attached for the moment. The concept has become common in large cities, where a combination of coffeehouses, libraries, as well as privately owned open access points, allow clients to stay more or less continuously connected to the Internet, while moving around. A collection of connected Hot Spots can be referred to as a lily-pad network.

The majority of WAPs are used in Home wireless networks.[citation needed] Home networks generally have only one WAP to connect all the computers in a home. Most are wireless routers, meaning converged devices that include a WAP, router, and often an ethernet switch in the same device. Many also converge a broadband modem. In places where most homes have their own WAP within range of the neighbors’ WAP, it’s possible for technically savvy people to turn off their encryption and set up a wireless community network, creating an intra-city communication network without the need of wired networks.

A WAP may also act as the network’s arbitrator, negotiating when each nearby client device can transmit. However, the vast majority of currently installed IEEE 802.11 networks do not implement this, using a distributed pseudo-random algorithm called CSMA/CD instead.

[edit] Wireless Access Point vs. Ad-Hoc Network

Some people confuse Wireless Access Points with Wireless Ad-Hoc networks. An Ad-Hoc network uses a connection between two or more devices without using an access point: the devices communicate directly. An Ad-Hoc network is used in situations, such as for a quick data exchange, or for a Multiplayer LAN game, because it is easy to set up and does not require an access point. Due to its peer-to-peer layout, Ad-Hoc connections are similar to Bluetooth ones, and are generally not recommended for a permanent installation.

Internet access via Ad-Hoc networks, using features like Windows’ Internet Connection Sharing, may work well with a small number of devices that are close to each other, but Ad-Hoc networks don’t scale well. Internet traffic will converge to the nodes with direct internet connection, potentially congesting these nodes. For internet-enabled nodes, Access Points have a clear advantage, being designed to handle this load.

[edit] Limitations

One IEEE 802.11 WAP can typically communicate with 30 client systems located within a radius of 100 m.[citation needed] However, the actual range of communication can vary significantly, depending on such variables as indoor or outdoor placement, height above ground, nearby obstructions, other electronic devices that might actively interfere with the signal by broadcasting on the same frequency, type of antenna, the current weather, operating radio frequency, and the power output of devices. Network designers can extend the range of WAPs through the use of repeaters and reflectors, which can bounce or amplify radio signals that ordinarily would go un-received. In experimental conditions, wireless networking has operated over distances of several kilometers.

Most jurisdictions have only a limited number of frequencies legally available for use by wireless networks. Usually, adjacent WAPs will use different frequencies to communicate with their clients in order to avoid interference between the two nearby systems. Wireless devices can “listen” for data traffic on other frequencies, and can rapidly switch from one frequency to another to achieve better reception. However, the limited number of frequencies becomes problematic in crowded downtown areas with tall buildings using multiple WAPs. In such an environment, signal overlap becomes an issue causing interference, which results in signal dropage and data errors.

Wireless networking lags behind wired networking in terms of increasing bandwidth and throughput. While (as of 2004) typical wireless devices for the consumer market can reach speeds of 11 Mbit/s (megabits per second) (IEEE 802.11b) or 54 Mbit/s (IEEE 802.11a, IEEE 802.11g), wired hardware of similar cost reaches 1000 Mbit/s (Gigabit Ethernet). One impediment to increasing the speed of wireless communications comes from Wi-Fi’s use of a shared communications medium, so a WAP is only able to use somewhat less than half the actual over-the-air rate for data throughput. Thus a typical 54 MBit/s wireless connection actually carries TCP/IP data at 20 to 25 Mbit/s. Users of legacy wired networks expect faster speeds, and people using wireless connections keenly want to see the wireless networks catch up.

As of 2007 a new standard for wireless, 802.11n is awaiting final certification from IEEE. This new standard operates at speeds up to 540 Mbit/s and at longer distances (~50 m) than 802.11g. Use of legacy wired networks (especially in consumer applications) is expected[by whom?] to decline sharply as the common 100 Mbit/s speed is surpassed and users no longer need to worry about running wires to attain high bandwidth.[citation needed]

By the year 2008 draft 802.11n based access points and client devices have already taken a fair share of the market place but with inherent problems integrating products from different vendors.

[edit] Security

Main article: Wireless LAN Security

Wireless access has special security considerations. Many wired networks base the security on physical access control, trusting all the users on the local network, but if wireless access points are connected to the network, anyone on the street or in the neighboring office could connect.

The most common solution is wireless traffic encryption. Modern access points come with built-in encryption. The first generation encryption scheme WEP proved easy to crack; the second and third generation schemes, WPA and WPA2, are considered secure if a strong enough password or passphrase is used.

Some WAPs support hotspot style authentication using RADIUS and other authentication servers. For example, DD-WRT v24 supports Chilisoft hotspot authentication which separates the WLAN from the hard wired LAN so that your guests cannot browse the local wired network.

[edit] See also

* Hotspots – access points or wireless networks open to the public
* Wireless LAN – networks consisting of zero or more access points plus devices
* Wi-Fi Array System of multiple APs
* LWAPP – Lightweight Access Point Protocol used to manage a large set of WAPs
* WarXing – searching for open networks
* Femtocell – a local-area base station using cellular network standards such as UMTS, rather than Wi-Fi
* WiMAX – wide-area wireless standard that has a few elements in common with Wi-Fi

TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

Posted in Uncategorized on Januari 15, 2009 by setabagoz

Jaringan komputer adalah gabungan / kumpulan dari beberapa komputer yang saling berhubungan saling berhubungan satu sama lain.

Jaringan komputer adalah rangkaian komputer yang tersusun secara seri yang dapat melakukan pertukaran data maupun informasi.

Dalam jaringan dikenal yang namanya TOPOLOGI jaringan. Topologi jaringan merupakan rangkaian beberapa komputer yang saling berhubungan satu sama lain. Adapun jenis-jenis topologi jaringan adalah se bagai berikut :

1. Topologi Bus

Pada topologi ini komputer server dan workstation dihubungkan secara berantai melalui kabel tunggal. Topologi ini mudah dikembangkan dan sederhana, namun bila salah satu workstation mengalami permasalahan maka yang lain akan terpengaruh. Berikut gambar topoogi bus.

2. Topologi Ring (Cincin)

Topologi ini mirip dengan topologi bus, bedanya topologi ring ujungnya saling berhubungan seolah membentuk lingkaran cincin. Pada topologi ini data mengalir searah, artinya seluruh komputer dalam jaringan akan ikut ambil bagian dalam mengolah informasi yang lewat, sehingga bila salah satu rusak maka akan berpengaruh terhadap keseluruhan jaringan. Berikut gambar topologi ring.

3. Topologi Star (Bintang)

Dalam topologi ini, setiap komputer dihubungkan secara langsung melalui media perantara berupa hub/switch. Dalam praktiknya, pembangunan sebuah jaringan biasanya tidak menggunakan satu topologi saja, melainkan gabungan dari beberapa topologi yang ada. Berikut gambar topologi star (Bintang).

Sebenarnya topologi jaringan bukan hanya 3 contoh diatas, akan tetapi ada banyak topologi jaringan. Namun yang paling sering di jumpai dalam praktik adalah ketiga contoh topologi diatas.

4. Topologi Mesh

hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).

Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).

Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:

* Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
* Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
* Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
* Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.

Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:

* Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
* Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini membutuhkan biaya yang relatif mahal.
* Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
* Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.

Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).

5. Topologi Tree
Topologi Tree pada dasarnya merupakan bentuk yang lebih luas dari topologi star. Seperti halnya topologi star, perangkat (node, device) yang ada pada topologi tree juga terhubung kepada sebuah pusat pengendali (central HUB) yang berfungsi mengatur traffic di dalam jaringan. Meskipun demikian, tidak semua perangkat pada topologi tree terhubung secara langsung ke central HUB. Sebagian perangkat memang terhubung secara langsung ke central HUB, tetapi sebagian lainnya terhubung melalui secondary HUB (lihat gambar).
Pada topologi tree terdapat dua atau lebih HUB yang digunakan untuk menghubungkan setiap perangkat ke dalam jaringan. Keseluruhan HUB tersebut berdasarkan fungsinya terbagi menjadi dua bagian yaitu Active HUB dan Passive HUB
Active HUB berfungsi tidak hanya sekedar sebagai penerus sinyal data dari satu komputer ke komputer lainnya, tetapi juga memiliki fungsi sebagai Repeater. Sinyal data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lainnya memiliki keterbatasan dalam hal jarak, setelah berjalan sekian meter maka sinyal tersebut akan melemah. Dengan adanya fungsi Repeater ini maka sinyal data tersebut akan di-generate kembali sebelum kemudian diteruskan ke komputer yang dituju, sehingga jarak tempuh sinyal data pun bisa menjadi lebih jauh dari yang biasanya. Sedangkan Passive HUB hanya berfungsi sebagai penerus sinyal data dari satu komputer ke komputer lainnya.
Pada topologi tree, seperti pada gambar, Central HUB adalah selalu sebagai Active HUB sedangkan Secondary HUB adalah Passive HUB. Tetapi pada pelaksanaannya, Secondary HUB bisa juga sebagai Active HUB apabila digunakan untuk menguatkan kembali sinyal data melalui secondary HUB lainnya yang terhubung.
Karena pada dasarnya topologi ini merupakan bentuk yang lebih luas dari topologi star, maka kelebihan dan kekurangannya pada topologi star juga dimiliki oleh topologi tree. Perbedaannya adalah HUB dan kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya dengan mempertimbangkan segala hal yang terkait, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan. Meskipun demikian, topologi ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.

JARINGAN KOMPUTER

Posted in Uncategorized on Januari 14, 2009 by setabagoz

Jaringan komputer
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
Akses informasi: contohnya web browsing
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi Berdasarkan skala :

Personal Area Network (PAN)
Campus Area Network (CAN)
Local Area Network (LAN)
Metropolitant Area Network (MAN)
Wide Area Network (WAN)
Grobal Area Network (GAN)
Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan: Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:

Topologi bus
Topologi bintang
Topologi cincin
Topologi mesh
Topologi pohon
Topologi linier

[sunting] Lihat

DEAD OR ALIVE

Posted in Uncategorized on November 15, 2008 by setabagoz

zoro_031

SEJARAH INTERNET

Posted in Uncategorized on November 15, 2008 by setabagoz

Sejarah Internet
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Sejarah internet)

Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

[sunting]
Daftar kejadian pentingTahun Kejadian
1957 Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958 Sebagai buntut dari “kekalahan” Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan “Cooperative Networking of Time-sharing Computers”, dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965 Istilah “Hypertext” dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968 Jaringan Tymnet dibuat.
1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai “Bapak Internet”
1972-1974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel “A Protocol for Packet Network Interconnection”.
1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It’s Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982 Istilah “Internet” pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_internet

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.